Bogor, 24/9-BOGORFLASH. Pengeroyokan yang dilakukan oleh belasan oknum TNI di depan Istana Bogor pada Kamis (23/9) jam 14.30 WIB terhadap seorang pelajar terpantau memakai seragam Zeni yang bermarkas di Jalan Sudirman, Kota Bogor, Jabar. Demikian yang diungkapkan oleh salah satu sumber yang melihat langsung kejadian tersebut.
Kejadian itu bermula dari melintasnya rombongan anggota Zeni AD dengan menumpang dua bus dan lima motor. Saat melintas didepan Istana Bogor, seorang pelajar bersama empat rekannya menyenggol rombongan Zeni TNI AD dan terjadilah pengeroyokan yang tidak seimbang tersebut, sedangkan empat rekannya hanya melihat karena takut menjadi kebrigasan aparat.
Dalam kejadian tersebut, Polisi lalu lintas Polres Bogor Kota hanya menyaksikan kejadian itu dan tidak berusaha melerai. Sedangkan pos Denpon TNI yang juga ada disekitar itu hanya diam ketika puluhan pengendara menjadi saksi kebrutalan aparat berseragam Zeni TNI AD.
Kejadian tersebut mendapat tanggapan yang beragam dari warga Kota Bogor, hal itu disampaikan melalui dunia maya. Salah satunya yusuf, menurutnya kejadian tersebut sangat memalukan karena Zeni TNI AD yang merupakan pasukan khusus dan sering dilibatkan dalam pengiriman pasukan perdamaian PBB ke beberapa negara konflik melakukan tindakan yang tidak seharusnya terjadi.
"Saya jadi ingat kejadian di Libanon, dimana tiga TNI lari meninggalkan pos nya waktu tentara Israel menyerang Libanon." katanya dalam komentarnya melalui Facebook.
Sampai berita ini diturunkan, tidak ada satu mediapun yang memberitakan kejadian tersebut karena beberapa wartawan yang ada di Bogor khawatir menjadi korban kebringasan aparat TNI.
"Kita tidak mau kejadian yang menimpa Riko, wartawan Radar Bogor yang dikeroyok oleh oknum Zeni TNI AD, namun sampai saat ini tidak ada ujung dari permasalahan tersebut." kata wartawan yang namanya tidak mau disebutkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar